SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mulai memperketat seleksi atlet beladiri yang akan diberangkatkan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Khusus Bela Diri di Sulawesi Utara pada Oktober 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hanya atlet dengan kesiapan fisik, teknik, dan mental terbaik yang masuk dalam kontingen Jambi. Berdasarkan hasil tes fisik jilid II, sebanyak 27 atlet beladiri dinyatakan lolos syarat minimal.
Hasil evaluasi itu dibahas dalam rapat koordinasi internal KONI Provinsi Jambi di Sekretariat KONI Jambi, Senin (8/6/2026). Rapat tersebut menjadi bagian dari pematangan strategi menuju PON Khusus Bela Diri yang akan berlangsung di Manado, Sulawesi Utara.
Rapat dihadiri Wakil Ketua Umum II KONI Jambi As Budianto, Waketum IV Prof. Sukendro, Waketum V Dr. Atri Widowati, Sekretaris Umum Dr. Muhammad Ali, serta jajaran pengurus KONI Provinsi Jambi lainnya.
Wakil Ketua Umum II KONI Jambi, As Budianto, menegaskan bahwa kelolosan 27 atlet pada tes fisik jilid II belum menjadi jaminan akhir untuk berangkat ke Manado. KONI Jambi masih akan menggelar tes fisik jilid III pada akhir Juli 2026 dengan standar kelulusan yang lebih tinggi.
“Pada tes jilid III nanti, kami dari pihak KONI akan menaikkan nilai minimal kelulusan demi memastikan hanya atlet-atlet terbaik dan paling siap yang dikirim ke Manado. Skema tes tidak hanya menguji ketahanan tubuh umum, tapi langsung menyentuh aspek teknikal spesifik sesuai cabor masing-masing,” tegas As Budianto.
Menurutnya, peningkatan standar seleksi menjadi langkah penting agar kontingen yang diberangkatkan benar-benar memiliki daya saing di tingkat nasional. KONI Jambi tidak ingin hanya mengirim atlet sebagai peserta, tetapi menargetkan skuad yang mampu tampil kompetitif dan berpeluang meraih medali.
Atlet yang berhasil lolos pada tes fisik jilid III nantinya akan langsung masuk dalam Pemusatan Latihan Daerah atau Pelatda. Program tersebut akan dilaksanakan selama satu bulan penuh sebagai persiapan akhir sebelum kontingen Jambi bertolak ke Manado.
Dalam menghadapi PON Khusus Bela Diri 2026, KONI Jambi juga menyiapkan strategi khusus. Dari delapan cabang olahraga beladiri yang dipertandingkan, KONI Jambi memilih fokus pada lima cabang olahraga unggulan yang dinilai memiliki peluang medali paling realistis.
Strategi tersebut diambil agar persiapan atlet dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan efektif. Dengan fokus pada cabang olahraga potensial, KONI Jambi berharap pembinaan, penguatan fisik, serta pematangan teknik atlet dapat dilakukan secara maksimal.
KONI Provinsi Jambi optimistis pengetatan seleksi dan persiapan yang terencana akan mampu membentuk kontingen beladiri yang solid. Melalui tahapan seleksi berlapis, Jambi menargetkan dapat mengirim atlet-atlet terbaik yang siap bersaing dan mengharumkan nama Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah di ajang nasional.
































